Pojok Baca Digital (Pocadi) Muncul di Alun-Alun Ciamis: Masyarakat Belum Menyadarinya

UMUM78 Dilihat

NuansaPendidikan.co.id, Ciamis – Perpustakaan digital, yang dikenal sebagai Pojok Baca Digital (Pocadi), kini telah hadir di alun-alun Ciamis. Fasilitas ini diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional dan Ombudsman RI dengan tujuan meningkatkan literasi dan kualitas layanan publik.

Belum Tahu Pocadi

Meski demikian, kehadiran Pocadi di Ciamis tampaknya belum diketahui oleh masyarakat, termasuk pelajar. Revan, seorang siswa SMK di Ciamis, mengaku datang ke alun-alun hanya untuk jalan-jalan tanpa mengetahui adanya Pojok Baca Digital di sana.

“Tidak tahu ada pojok baca digital di alun-alun. Karena ke sini jalan-jalan sama teman,” katanya. Jumat, (17/11/2023).

Sosialisasi

Siswa lainnya juga menyampaikan ketidaktahuannya terkait letak Pocadi, menunjukkan kurangnya sosialisasi terkait fasilitas tersebut.

Ririn, siswi salah satu SMP di Ciamis juga menyampaikan hal serupa. Ia tak tahu dimana letak pojok baca digital.

Kehadirannya di area Alun-Alun Ciamis hanya untuk bermain setelah pulang sekolah.

“Belum tahu ada baca pojok baca digital dan belum juga ada yang mengajak juga untuk membaca di pocadi,” ujarnya.

Ia pun berharap petugas jaga pojok baca digital lebih aktif mengajak dan sosialisasi agar tertarik untuk membaca.

“Lalu ruangan Pocadi harus sering dibuka, agar ketika sudah niat membaca (jangan sampai) malah dikunci dan kosong tanpa ada yang menjaga,” katanya.

Dinas Perpustakaan Daerah

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ciamis, Yayat Hidayat, membenarkan kehadiran Pocadi sebagai inisiatif dari Perpustakaan Nasional yang baru saja di-launching. Fasilitas ini dilengkapi dengan koleksi buku elektronik (e-book), komputer, tablet, dan ratusan buku fisik dengan tema teknologi digital.

“Hal ini sebagai upaya untuk menunjang dan memajukan budaya membaca. Sehingga mewujudkan masyarakat yang punya jiwa literasi,” ujar Yayat.

Yayat menjelaskan bahwa Pocadi terbuka untuk umum, tidak hanya untuk siswa tetapi juga untuk masyarakat, baik muda maupun dewasa. Meskipun Pocadi rencananya akan buka setiap hari Senin-Minggu, jadwal waktu pelayanan masih dalam perencanaan, dan pihak perpustakaan menunggu kesiapan dari Duta Baca Kabupaten Ciamis.

“Mulai besok, Pocadi ini sudah mulai membuka pelayanan. Tetapi untuk siapa yang menjaga sementara masih dari tenaga Dinas Perpustakaan dan Arsip. Sambil menunggu kesiapan dari Duta Baca Kabupaten Ciamis,” tuturnya.

Walaupun Pocadi memiliki potensi besar untuk memajukan budaya membaca di Ciamis, sosialisasi yang kurang membuat masyarakat belum menyadari keberadaannya. Yayat berharap agar petugas perpustakaan dan duta baca Kabupaten Ciamis dapat memberikan informasi dan mengajak masyarakat agar memanfaatkan fasilitas Pocadi yang telah disediakan.

Komentar