Bandung || Nuansa Pendidikan – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mewisuda sebanyak 7.218 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan dalam Upacara Wisuda Gelombang IV Tahun 2026. Prosesi yang berlangsung selama empat hari ini digelar di Gymnasium UPI, Jalan Dr. Setiabudi No. 229, Bandung, mulai Selasa (13/10/2026).
Pada hari pertama, UPI mewisuda 1.985 lulusan yang berasal dari empat fakultas dan sekolah pascasarjana. Rinciannya, 715 lulusan Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA), 708 lulusan Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB), 349 lulusan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK), serta 213 lulusan Sekolah Pascasarjana (SPS).
Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., menyampaikan bahwa wisuda kali ini juga menjadi momentum penguatan internasionalisasi kampus. UPI melepas 150 mahasiswa internasional yang berasal dari delapan negara, yakni Tiongkok, Jepang, Korea, Ghana, Malaysia, Tanzania, Togo, dan Uzbekistan.
Menurutnya, keberadaan mahasiswa internasional mencerminkan keterbukaan UPI sebagai ruang akademik yang mempertemukan beragam budaya sekaligus memperluas pertukaran pengetahuan antarbangsa.
Dalam kesempatan tersebut, UPI juga memberikan penghargaan kepada tiga lulusan berprestasi. Mereka adalah Suparman dari Program Doktor Pendidikan Matematika FPMIPA dengan IPK 4,00, Nova Diadara dari Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FPBS dengan IPK 4,00, serta Iwanul Hakim dari Program Sarjana Pendidikan Multimedia Kampus UPI di Cibiru dengan IPK 3,98.
Rektor UPI mengapresiasi capaian para lulusan dan menegaskan komitmen universitas untuk terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi pelopor dan unggul.
Ia menyampaikan, UPI menempati peringkat pertama perguruan tinggi di Indonesia dalam bidang pendidikan dan berada di peringkat ke-137 dunia berdasarkan pemeringkatan QS bidang pendidikan. Secara institusi, UPI juga telah meraih akreditasi Unggul, sementara 124 dari 176 program studinya atau 70,04 persen telah terakreditasi internasional.
Lebih lanjut, Rektor mengingatkan para lulusan agar siap menghadapi tantangan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity), yakni kondisi yang ditandai dengan perubahan cepat, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas.
Menurutnya, perkembangan teknologi robotika dan kecerdasan buatan (AI) akan membawa perubahan besar terhadap dunia kerja. Karena itu, para lulusan perlu terus meningkatkan kompetensi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Rektor menyampaikan empat pesan penting kepada para lulusan. Pertama, terus memperbarui pengetahuan dan memanfaatkan teknologi secara bijaksana. Kedua, mengembangkan keterampilan nonteknis (soft skills), terutama komunikasi, kerja sama, dan pemecahan masalah. Ketiga, membangun jejaring yang sehat dan produktif. Keempat, mengasah kreativitas serta keberanian berinovasi agar tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.
“Keberhasilan banyak alumni UPI di berbagai bidang menunjukkan bahwa lulusan UPI memiliki potensi untuk tumbuh dan berkontribusi. Masa depan adalah tanggung jawab kita, bukan tanggung jawab orang lain,” tegas Rektor UPI.
Melalui Wisuda Gelombang IV Tahun 2026, UPI berharap para lulusan mampu mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara di tengah perkembangan teknologi dan tantangan global.
Sumber : Humas UPI
Editor : Redaksi

















Komentar