Jakarta || Nuansa Pendidikan – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat mutu pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui pelatihan fasilitator inti untuk mendorong pembelajaran yang berkualitas, inklusif, dan menyenangkan.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Penguatan Pembelajaran untuk Satuan PAUD Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat PAUD di Jakarta Utara, 8–9 Oktober 2026, dengan melibatkan 60 peserta dari Pengurus Wilayah dan Pengurus Pusat BKKTKI DMI.
Direktur PAUD Kemendikdasmen, Kurniawan, menegaskan bahwa Pembelajaran Mendalam menjadi pendekatan penting dalam membangun karakter dan kemampuan berpikir anak sejak dini. Penerapannya dilakukan melalui kegiatan bermain yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
Selain itu, penguatan pendidikan inklusif dan pengenalan berpikir komputasional melalui permainan sederhana tanpa perangkat digital juga menjadi fokus pelatihan.
Kurniawan meminta peserta menyusun rencana tindak lanjut agar materi dan praktik baik yang diperoleh dapat diterapkan serta disebarluaskan kepada pendidik PAUD di daerah masing-masing.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pembelajaran Direktorat PAUD, Mareta Wahyuni, menjelaskan bahwa peserta dibekali materi kebijakan pendidikan, penyusunan kurikulum, pembelajaran berbasis berpikir komputasional, pendidikan inklusif, hingga praktik micro teaching.
Melalui kegiatan ini, setiap peserta ditargetkan menghasilkan rancangan pembelajaran dan rencana tindak lanjut pengimbasan di wilayahnya.
Kemendikdasmen berharap kolaborasi dengan organisasi mitra tersebut dapat memperluas pemerataan mutu pembelajaran PAUD dan menghadirkan layanan pendidikan yang ramah terhadap keberagaman serta kebutuhan anak.
Sumber : PAUDPEDIA
Editor : Redaksi NP


















Komentar