Wamendikdasmen Atip Resmikan Revitalisasi 24 Satuan Pendidikan Di Tasikmalaya

Wamendikdasmen Atip Resmikan Revitalisasi 24 Satuan Pendidikan dan SMA Negeri 11 Tasikmalaya

Daerah, Seremonial39 Dilihat

Tasikmalaya,Nuansa Pendidikan – Pemerintah terus berkomitmen dalam memperkuat pemerataan akses dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, meresmikan hasil revitalisasi dari 24 satuan pendidikan yang mencakup jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA untuk Tahun 2025 di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Selain itu, Wamendikdasmen juga meresmikan SMA Negeri 11 Tasikmalaya sebagai unit sekolah baru yang terletak di Kecamatan Bungursari. Senin, 12 Januari 2026.

Dalam pidatonya, Wamendikdasmen Atip menjelaskan bahwa pembangunan SMA Negeri 11 Tasikmalaya merupakan salah satu bentuk langkah pemerintah dalam meningkatkan kualitas sekaligus pemerataan layanan pendidikan menengah di wilayah Kecamatan Bungursari. Sebelumnya, dari sepuluh kecamatan yang ada di Kota Tasikmalaya, hanya satu kecamatan yang belum memiliki SMA negeri. Kehadiran SMA Negeri 11 Tasikmalaya diharapkan dapat memperluas akses pendidikan menengah terutama bagi warga Bungursari.

Berdasarkan data, Kota Tasikmalaya mendapatkan alokasi bantuan revitalisasi untuk 24 satuan pendidikan. Bantuan tersebut meliputi berbagai jenis pengembangan, seperti pembangunan toilet beserta fasilitas sanitasi, pembangunan area bermain dan penyediaan Alat Permainan Edukatif (APE) luar ruangan untuk PAUD, rehabilitasi ruang kelas, pembangunan ruang kelas baru lengkap dengan perabotannya, serta pembangunan ruang laboratorium dan administrasi sekolah.

Wakil Menteri Atip menjelaskan bahwa revitalisasi satuan pendidikan adalah salah satu langkah strategis pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh. Upaya ini diwujudkan melalui perbaikan sarana dan prasarana yang bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran berkualitas. Program ini menjadi bukti nyata dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang lebih baik dan bermutu bagi masyarakat.

Atip juga menyoroti bahwa kebijakan pendidikan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sangat menitikberatkan pada peningkatan kualitas. Upaya ini mencakup penyediaan fasilitas pendidikan, penguatan kemampuan literasi dan numerasi, serta pengembangan kecakapan abad ke-21. Menurutnya, literasi tidak hanya sekadar tentang kemampuan membaca dan menulis. Literasi juga mencakup penguasaan pengetahuan, pemahaman mendalam, serta kompetensi pada bidang tertentu yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Asep Goparulloh, memberikan penghargaan yang besar atas dukungan pemerintah pusat dalam upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di daerahnya. Ia menekankan bahwa kondisi infrastruktur pendidikan di Kota Tasikmalaya masih membutuhkan perhatian khusus serta perbaikan lebih lanjut. Karena itu, program revitalisasi menjadi salah satu langkah yang sangat krusial untuk diwujudkan. Asep juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas pelaksanaan program ini, yang menurutnya sangat dinanti-nantikan oleh seluruh pihak di Kota Tasikmalaya.

Asep mengungkapkan bahwa pada tahun anggaran 2025, Pemerintah Kota Tasikmalaya telah merealisasikan rehabilitasi sejumlah bangunan sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Saat ini, kota tersebut memiliki 189 SD negeri dan 337 SD swasta, 21 SMP, serta sejumlah SMA yang bertambah menjadi 11 dengan kehadiran SMA Negeri 11 Tasikmalaya yang baru saja diresmikan.

Ia juga menyoroti bahwa keterbatasan kapasitas anggaran daerah masih menjadi tantangan besar. Oleh sebab itu, dukungan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi sangat dibutuhkan, terutama dalam sektor pendidikan. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat penyediaan sarana dan prasarana, tenaga pendidik, serta staf pendukung pendidikan lainnya untuk menciptakan lingkungan belajar yang optimal.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Tasikmalaya berkomitmen penuh pada keberlanjutan program revitalisasi fasilitas pendidikan di wilayahnya. Diharapkan semua sekolah nantinya memiliki sarana dan prasarana yang memadai sehingga mampu mendukung proses pembelajaran secara berkualitas dan berkesinambungan untuk seluruh siswa. Dengan sinergi yang baik, pendidikan di Kota Tasikmalaya diharapkan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan zaman.

 

Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 26/sipers/A6/I/2026

Jurnalis: Muhammad Irfan

Editor : Redaksi

banner 336x280

Komentar