UMTAS Wisuda 444 Lulusan, Perkuat Kerja Sama Industri dan Kewirausahaan

Tasikmalaya || Nuansa Pendidikan – Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) mewisuda 444 lulusan dari 16 program studi dalam Wisuda Ke-16 Program Diploma III, Sarjana, dan Profesi Periode Oktober 2026. Prosesi wisuda berlangsung di Graha Asia, Plaza Asia Tasikmalaya, Jalan H.Z. Mustofa No. 326, Kota Tasikmalaya, Kamis (15/10/2026).

Rektor UMTAS, Neni Nuraeni, M.Kep., Ns., Sp.Kep.Mat., mengatakan kampus terus memperkuat kerja sama dengan dunia industri untuk memperluas peluang kerja bagi para lulusan. Salah satunya melalui program magang industri yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa berprestasi untuk direkrut langsung oleh instansi atau perusahaan mitra.

“Melalui proses magang industri, mahasiswa dengan potensi terbaik biasanya langsung direkrut oleh instansi atau industri mitra sesuai kebutuhan. Contohnya, ada lulusan kita yang langsung bekerja di Kalimantan setelah menyelesaikan program magang,” ujar Neni seusai prosesi wisuda.

Selain mempersiapkan lulusan memasuki dunia kerja, UMTAS juga mendorong pengembangan inovasi berbasis riset dosen yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sejumlah inovasi yang dikembangkan di antaranya penerapan teknologi bioflok perikanan di Kecamatan Purbaratu, pengembangan kaldu ayam untuk penanggulangan stunting, serta riset dan pengembangan teknologi rancang bangun.

UMTAS juga tengah mempersiapkan dukungan terhadap program lingkungan hidup menuju kampus zero waste atau bebas sampah. Program tersebut direncanakan melalui kerja sama dengan LLDIKTI Wilayah IV, kementerian terkait, serta Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah.

Di bidang kewirausahaan, kampus membekali mahasiswa agar tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kurikulum kewirausahaan, penyediaan fasilitas inkubator bisnis, serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kewirausahaan untuk membantu pengembangan dan pemasaran produk mahasiswa maupun masyarakat.

Neni berharap para lulusan UMTAS mampu menjadi tenaga profesional yang memiliki karakter, integritas, serta akhlak mulia dan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Harapan kami, para lulusan tidak hanya profesional di bidangnya, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan akhlak mulia. Di mana pun mereka berada, keahlian dan ilmunya dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Raden Diky Candra Negara, yang hadir dalam acara tersebut, mendorong perguruan tinggi dan pemerintah untuk memperkuat dukungan terhadap kewirausahaan serta mempermudah masyarakat dalam membangun usaha mandiri.

Menurut Diky, keterbatasan penyerapan tenaga kerja di sektor formal, termasuk sebagai pegawai negeri sipil (PNS) maupun di pabrik berskala besar, perlu diimbangi dengan upaya menciptakan peluang usaha baru.

Ia juga mengingatkan bahwa pengembangan industri dan usaha perlu direncanakan dengan baik agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, termasuk alih fungsi lahan yang tidak terkendali.

“Pemerintah pusat, provinsi, dan daerah harus kompak memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membuka usaha. Jika satu orang mampu membangun usaha, tentu akan membutuhkan dan menyerap tenaga kerja lain. Kuncinya adalah mempermudah kesempatan berusaha,” tegas Diky.

Melalui wisuda ini, UMTAS diharapkan dapat terus menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui dunia kerja, inovasi, maupun kewirausahaan.

 

Reporter : AKA

Editor : Redaksi

banner 336x280

Komentar