Mahasiswa UPI Bawa Semangat Bangun Desa melalui KKN

Siap Mengabdi Selama 40 Hari

Bandung,Nuansa Pendidikan – Semangat pengabdian sangat terasa dari ratusan mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang menghadiri acara pelepasan untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Halaman Kantor Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu, 24 Juni 2026. Selama 40 hari mendatang, para mahasiswa ini akan berbaur dengan masyarakat untuk mengidentifikasi masalah yang ada dan menciptakan solusi melalui berbagai program pemberdayaan.

Salah satu peserta KKN, Akbar Adi Suwendo, mahasiswa Program Studi Industri Pariwisata angkatan 2023, mengungkapkan bahwa ia telah mempersiapkan dirinya untuk menjalani pengabdian di desa. Akbar menyatakan bahwa langkah awal yang akan dilakukan bersama tim adalah membangun komunikasi dengan penduduk setempat dan melakukan observasi untuk memetakan potensi serta kebutuhan desa.

Langkah pertama adalah membangun hubungan baik dengan sesama teman dan melakukan observasi di desa. Setelah itu, mereka akan menyusun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mengimplementasikannya.

Akbar berharap bahwa program yang disusun dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Salah satu ide yang ingin dikembangkan adalah digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar produk lokal bisa mencapai pasar yang lebih luas.

Tujuannya adalah agar UMKM tidak hanya menjual produk di desa, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke luar negeri.

Akbar juga menegaskan kesiapannya bersama mahasiswa lain untuk menghadapi berbagai tantangan selama pelaksanaan KKN. Bekal ilmu dari rangkaian pembekalan sebelum keberangkatan menjadi aset penting dalam menjalankan program pengabdian ini.

Kami sudah mendapatkan berbagai pembekalan dari para ahli. Dengan demikian, kami siap terjun ke desa. Harapannya, selama 40 hari ini kami tidak hanya sekadar singgah, tetapi benar-benar bisa membangun dan mengembangkan desa di Sumedang.

 

Semangat mahasiswa tersebut sejalan dengan tujuan pelaksanaan KKN yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kemitraan UPI, Prof. Dr. Agus Setiabudi, M.Si. Menurutnya, KKN adalah sarana pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk merasakan pengalaman nyata dalam memahami dinamika masyarakat sekaligus melatih kemampuan mereka dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan di lapangan.

Tujuan utama KKN, lanjutnya, bukan hanya sebagai bagian dari program pendidikan, tetapi juga untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai permasalahan yang ada di masyarakat, sehingga mereka dapat mengenal kondisi lapangan dengan lebih baik dan diharapkan mampu menawarkan solusi konkret.

Prof. Agus menjelaskan bahwa mahasiswa akan terlibat dengan berbagai isu strategis seperti pengembangan UMKM, pengelolaan lingkungan dan sampah, serta penanganan stunting. Dia optimis bahwa mahasiswa UPI dapat memberikan kontribusi positif melalui kreativitas dan kompetensi mereka, meskipun berasal dari berbagai disiplin ilmu.

Melalui program KKN ini, UPI berkomitmen untuk terus memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran, tetapi juga memberikan dampak nyata untuk pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Sumber : Humas UPI

Editor : Redaksi

 

banner 336x280

Komentar