Banda Aceh, Nuansa Pendidikan — Sebanyak delapan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berprestasi dari Provinsi Aceh akhirnya mendapat penghargaan berupa perjalanan umrah setelah berhasil menyabet juara pertama dalam ajang GTK berprestasi tingkat Provinsi Aceh tahun 2025.
Pemerintah Aceh, melalui Dinas Pendidikan (Disdik), menggelar program apresiasi bagi GTK berprestasi pada November 2025. Program ini bentuk nyata penghargaan terhadap kontribusi para pendidik dan tenaga kependidikan di Aceh dalam memajukan dunia pendidikan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, yang diwakili oleh Kepala Bidang GTK, Junaidi, mengungkapkan bahwa kegiatan apresiasi ini rutin diadakan setiap tahun sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Aceh untuk memberikan penghargaan kepada tenaga pendidikan yang berdedikasi.
Junaidi menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan bertahap. Dimulai dari kompetisi di Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) masing-masing wilayah, pemenang dari tingkat kabupaten kemudian menyerahkan berkas dan video presentasi mereka ke Bidang GTK Disdik Aceh untuk dinilai lebih lanjut. Tahun ini, kategori kompetisi meliputi guru dan kepala sekolah SMK, SMA, serta SLB, termasuk pengawas di masing-masing jenjang itu.
Mereka yang berhasil meraih penghargaan umrah adalah Vera Hastuti (guru SMAN 1 Takengon, Aceh Tengah), Syafruddin (Kepala SMAN 8 Takengon Unggul, Aceh Tengah), Fahrul Rozi (guru SMKN 1 Kota Langsa), Dra. Yusmiwati (Kepala SMKN 1 Sabang), Armiya (guru SLB TNCC Banda Aceh), Hafriyani (Kepala SLBN Pidie), Murhamatillah (pengawas SMA dari Cabdisdik Pidie Jaya), dan Drs. Meurah Alaidinsyah (pengawas SMK dari Cabdisdik Aceh Selatan).
Menurut Junaidi, para GTK berprestasi tersebut telah diberangkatkan melalui Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara, pada 2 Januari 2026. Setibanya di Tanah Suci, para pemenang menjalani istirahat satu hari pada 3 Januari sebelum memulai perjalanan umrah mereka pada hari Minggu, 4 Januari 2026.
Junaidi berharap perjalanan mereka ke tanah suci menjadi pengalaman spiritual yang penuh makna dan membawa keberkahan sepulangnya nanti ke tanah air. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan acara ini, termasuk kepada Pemerintah Aceh, Plt Kepala Dinas Pendidikan, staf GTK Disdik Aceh, panitia penyelenggara, Cabdisdik setiap wilayah, peserta kompetisi, serta para dewan juri.
Sebagai tambahan, ia juga menyebut bahwa bagi juara dua dan tiga diberikan hadiah berupa uang tunai. Junaidi menutup dengan harapan agar mereka yang belum berhasil meraih juara utama terus semangat dan mencoba di kesempatan mendatang. Namun, ia menegaskan bahwa bagi peserta yang telah menerima hadiah umrah tidak diperkenankan lagi mengikuti ajang serupa di tahun berikutnya. Bagaimanapun, langkah ini menjadi motivasi bagi insan pendidikan untuk terus mengukir prestasi gemilang demi kemajuan pendidikan di Aceh.
Sumber : Disdik Provinsi Banda Aceh
Editor : Redaksi
Dinas Pendidikan Prov Aceh Umrahkan Delapan Orang GTK Berprestasi Tingkat Provinsi
Pemerintah Aceh, melalui Dinas Pendidikan (Disdik), menggelar program apresiasi bagi GTK berprestasi


















Komentar