Kadisdik Jabar Resmikan Gedung Baru SMKN 1 Arjasari

Kadisdik Tekankan Pentingnya Growth Mindset

Daerah63 Dilihat

Bandung, Nuansa Pendidikan – Setelah menanti selama satu dekade, SMKN 1 Arjasari akhirnya memiliki gedung sendiri. Momen bersejarah ini ditandai dengan peresmian gedung baru SMKN 1 Arjasari yang berlokasi di Kabupaten Bandung oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pembangunan sekolah ini memiliki tujuan besar: menumbuhkan cara berpikir yang progresif atau sering disebut sebagai *growth mindset*. Dalam sambutannya, Purwanto menekankan pentingnya pendidikan yang berdampak. Ia menegaskan bahwa jika keberadaan sekolah tidak membawa manfaat bagi siswa, orang tua, maupun masyarakat, maka tujuan dari pendidikan tersebut dianggap gagal. Karenanya, sekolah berkomitmen menjadi ruang pengembangan kreativitas siswa agar ilmu yang didapat benar-benar terasa hasilnya.

Purwanto juga mendorong para siswa untuk peka terhadap potensi wilayah setempat. Misalnya, jurusan pertanian diajak untuk mengolah hasil bumi seperti singkong menjadi produk bernilai jual tinggi. Sementara itu, jurusan pemasaran diberikan tanggung jawab memasarkan hasil karya sekolah, termasuk produk buatan siswa, baik melalui kanal langsung maupun daring.

Terletak di daerah pegunungan yang indah, sekolah ini juga dirancang sebagai pusat pembelajaran pelestarian lingkungan. Fokus utamanya adalah menciptakan kesadaran untuk menjaga tanah, air, udara, dan alam sekitar. Tujuan akhirnya adalah melahirkan generasi muda Arjasari yang sehat, berbudi pekerti luhur, berintegritas, cerdas, dan berbakat.

Namun, Purwanto menekankan bahwa upaya ini tidak dapat dilakukan oleh sekolah saja. Terwujudnya ekosistem pendidikan yang ideal memerlukan sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat setempat. Dengan semangat kebersamaan itulah, harapan membangun masa depan cerah untuk generasi muda Arjasari dapat dicapai.

Perjalanan Pembangunan SMKN 1 Arjasari Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat, Edy Purwanto, menyampaikan bahwa proses pembangunan SMKN 1 Arjasari tidaklah mudah. Sejak dimulainya pencarian lahan yang memakan waktu cukup lama, akhirnya pembangunan dapat direalisasikan pada tahun 2025 berkat berbagai upaya serta koordinasi yang telah dilakukan sejak 2024.

Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat, kini berdiri gedung sekolah yang dibangun di atas lahan seluas 6.000 meter persegi menggunakan dana APBD, dan pembangunannya selesai dalam waktu 110 hari kalender. Fasilitas yang rampung meliputi enam ruang kelas baru berikut toilet, ruang guru dan kantor, toilet tambahan, gapura, serta satu unit pos jaga. Diungkapkan pula bahwa pembangunan akan berlanjut pada tahun 2026 untuk menambah ruang praktik serta enam ruang kelas baru lainnya, sehingga kebutuhan ruang belajar untuk 301 siswa bisa terpenuhi secara maksimal.

Seluruh fasilitas ini direncanakan mulai digunakan untuk kegiatan pembelajaran pada semester genap tahun ajaran 2025–2026.

Kepala SMKN 1 Arjasari, Lilis Mulyati, menyebut tanggal 9 Januari 2025 sebagai momen bersejarah bagi sekolah tersebut. Setelah perjuangan panjang selama satu dekade, akhirnya SMKN 1 Arjasari kini memiliki gedung sekolah sendiri. Ia menambahkan bahwa bangunan ini tidak hanya menjadi sarana fisik semata, tetapi juga simbol harapan baru untuk masa depan para siswa.

Lilis turut mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Disdik Jabar, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Kecamatan Arjasari, kepala desa setempat, dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi mewujudkan impian tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para guru, staf, serta siswa-siswi SMKN 1 Arjasari yang tetap solid dan penuh semangat meskipun menghadapi persiapan dalam waktu yang relatif singkat.

Dia menegaskan komitmen untuk menjaga dan merawat gedung ini bersama-sama serta menjadikannya sebagai rumah kedua yang aman, nyaman, dan mampu menginspirasi dalam mencetak generasi penerus yang unggul.

Acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Santy Kurnia Dewi, anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Humaira Zahrotun Noor, beserta sejumlah tamu undangan lainnya yang menambah semarak suasana.

 

Sumber : Humas Disdik Jabar

Jurnalis : Oleh Rury Yuliatri

Editor : Redaksi

 

banner 336x280

Komentar