Bandung || Nuansa Pendidikan – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menegaskan bahwa aksesibilitas bagi mahasiswa berkebutuhan khusus harus menjadi prioritas seluruh unit, baik akademik maupun nonakademik.
Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Sistem Informasi UPI, Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd., saat membuka The 16th International Conference on Special Education in the Southeast Asia Region (ICSAR) 2026, Kamis (8/10/2026), di Kampus UPI.
Tri Indri menekankan bahwa akses pendidikan yang setara merupakan hak setiap mahasiswa. Karena itu, penyediaan fasilitas ramah disabilitas perlu menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya unit tertentu.
Ia berharap ICSAR 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian sivitas akademika terhadap kesetaraan hak dan aksesibilitas di lingkungan perguruan tinggi.
“Untuk yang berkebutuhan khusus itu harus menjadi kebutuhan yang harus menjadi prioritas untuk setiap unit, baik akademik maupun nonakademik,” ujarnya.
Sumber : Humas UPI
Editor : Redaksi
