Bandung,Nuansa Pendidikan – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan upacara pelantikan serta pengambilan sumpah jabatan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Pengganti Antar Waktu (PAW) pada Kamis pagi, 5 Februari 2026, pukul 08.00 WIB di Gedung Partere. Acara ini dipimpin langsung oleh Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan universitas, termasuk Sekretaris Majelis Wali Amanat, Ketua Senat Akademik, Ketua Komite Audit, para Wakil Rektor, Ketua Dewan Guru Besar, para dekan, hingga para pimpinan unit kerja lainnya.
Dalam prosesi tersebut, Prof. Dr. Aan Komariah, M.Pd. secara resmi diangkat sebagai Dekan FIP PAW menggantikan Dr. H. Nandang Budiman, S.Pd., M.Si., yang diberhentikan dari jabatannya sebagai Dekan FIP periode 2025–2030. Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Rektor UPI Nomor 299/UN40/KP.06.04/2026, dengan masa jabatan efektif mulai 5 Februari 2026 hingga berakhir pada 20 Agustus 2030.

Dalam sambutannya, Rektor menekankan bahwa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) harus bergerak dengan cara kerja yang lebih adaptif dan berkecepatan tinggi. Ia menggarisbawahi pentingnya perubahan pola kerja untuk menciptakan lonjakan capaian, sambil merujuk pada pesan populer mengenai perlunya pendekatan baru demi hasil yang berbeda. Rektor menjelaskan bahwa semangat UPI Melesat bukan sekadar slogan, melainkan sebuah budaya kerja yang mengedepankan akselerasi, ketepatan pelaksanaan, dan dampak nyata.
Selaras dengan hal tersebut, Rektor turut menyoroti upaya peningkatan kinerja melalui penerapan kebijakan Maslahat Tambahan Berdampak (MTB). Kebijakan ini tidak diberikan secara cuma-cuma, melainkan didasarkan pada pencapaian target baik secara individu maupun unit di institusi. Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam aspek akademik, terutama terkait komitmen dosen untuk hadir dan berinteraksi aktif dengan mahasiswa sebagai bagian dari standar kualitas pelayanan pendidikan.
Pada rangkaian acara tersebut, dilakukan pula penandatanganan pakta integritas oleh para pejabat yang baru dilantik. Pakta ini berisi komitmen terhadap pelaksanaan tugas dengan integritas dan profesionalisme, pengawalan kebijakan dan rencana strategis secara tertib dan transparan, menjaga netralitas sambil menghindari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta meningkatkan kualitas layanan akademik, termasuk dalam hal penelitian dan pengabdian masyarakat. Di samping itu, komitmen untuk menerapkan prinsip tata kelola yang baik seperti transparansi, akuntabilitas, partisipasi, efektivitas, efisiensi, supremasi hukum, dan keadilan juga ditekankan.
Rektor mengingatkan pentingnya menjaga kehormatan dan citra institusi sambil memastikan penyelesaian berbagai urusan administrasi serta dinamika internal dilakukan secara bijaksana demi kemajuan bersama.

Dalam wawancara singkat, Prof. Aan Komariah menegaskan komitmennya untuk mendampingi sivitas Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dalam mendukung visi besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai universitas unggul. Beliau menitikberatkan pada penguatan tridarma perguruan tinggi, khususnya melalui riset yang memberikan dampak signifikan, pengabdian yang impresif dan sarat empati, serta pembelajaran yang mencerminkan nilai-nilai pendidikan dengan pendekatan humanistis dan penuh kepedulian. Ke depan, FIP juga diarahkan untuk memperkuat aspek partisipasi, pemberdayaan, kolaborasi, serta pemanfaatan teknologi, termasuk fokus pada peningkatan forum ilmiah seperti seminar dan konferensi internasional, serta percepatan jenjang dosen menuju guru besar.
Sumber : Humas UPI
Editor : Redaksi




















Komentar