IPB University Temukan Potensi Kangkang Katup Asal Lingga sebagai Antidiabetes dan Antioksidan

Penemuan Tanaman Antidiabetes dan Antioksidan

Bogor,Nuansa Pendidikan – Peneliti dari IPB University baru-baru ini mengungkapkan potensi tanaman kangkang katup (Phanera semibifida) sebagai bahan alami untuk mengatasi diabetes dan melawan radikal bebas. Temuan ini berhasil menjadi bagian dari 117 Inovasi Indonesia yang dirilis oleh Business Innovation Center (BIC) pada tahun 2025.

Inisiatif penelitian ini melibatkan sejumlah pakar, termasuk Meyla Suhendra, Dr. Berry Juliandi, Prof. Huda Darusman, Dr. Siti Sa’diah, dan Prof. Fitmawati. Meskipun tanaman kangkang katup belum banyak dibudidayakan secara luas, masyarakat di Kepulauan Lingga telah lama memanfaatkannya sebagai bahan utama dalam ramuan herbal pahit tradisional yang dianggap bermanfaat untuk kesehatan, seperti memberikan efek antipenuaan dan membantu memperpanjang umur.

Dr. Berry Juliandi menjelaskan bahwa inovasi ini menggunakan ekstrak batang kangkang katup yang mengandung senyawa polifenol. Senyawa tersebut memiliki kemampuan menghambat aktivitas enzim α-glukosidase, yang membantu menurunkan kadar glukosa darah (antihiperglikemik) sekaligus bertindak sebagai antioksidan. Hal ini dinilai sangat potensial untuk penderita prediabetes dan diabetes tipe 2.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, berdasarkan uji *in vitro* dan *in vivo*, ekstrak tanaman ini efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah serta dinyatakan aman melalui uji toksisitas akut. Selain itu, Dr. Berry juga menyebutkan bahwa penelitian ini membuka peluang pengembangan obat herbal terstandar berbasis sumber daya alam lokal, yang dapat digunakan untuk terapi antihiperglikemia. Ekstrak tersebut bahkan memiliki prospek sebagai antioksidan alami dalam mengatasi stres oksidatif pada pengidap diabetes.

Diabetes melitus (DM), yang dikenal sebagai salah satu penyakit degeneratif, terus menunjukan tren kenaikan jumlah penderita secara global. Pada tahun 2024, diperkirakan ada 589 juta penderita diabetes di seluruh dunia, dengan Indonesia termasuk dalam lima besar negara dengan jumlah pengidap tertinggi, yakni mencapai 20,4 juta orang.

Hingga kini, kebanyakan pengobatan diabetes didominasi oleh obat-obatan kimia yang sering menemui kendala berupa efek samping akibat penggunaan jangka panjang. Oleh karena itu, kebutuhan akan alternatif pengobatan berbasis herbal yang lebih aman terus meningkat. Inovasi dari tanaman kangkang katup ini diharapkan mampu menjadi solusi herbal yang efektif dan minim efek samping dalam penanganan diabetes.

 

Sumber : Humas University IPB

Editor : Redaksi

banner 336x280

Komentar