Bandung, Nuansa Pendidikan – Anugerah Gapura Pancawaluya Tahun 2025 telah dirancang sebagai kebijakan strategis untuk mempercepat transformasi pendidikan karakter secara menyeluruh. Langkah ini merupakan wujud nyata dalam mewujudkan generasi unggul di Jawa Barat.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat (Kadisdik Jabar), Purwanto, menyampaikan hal tersebut pada Kamis, 1 Januari 2026.
Anugerah Gapura Pancawaluya dipandang lebih dari sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi efektif bagi satuan pendidikan yang berhasil menginternalisasi dan menerapkan nilai-nilai dasar karakter dalam lingkungan sekolah
Program ini bertujuan mendukung terciptanya budaya sekolah serta pembinaan karakter siswa secara kontinu. Penghargaan yang diberikan, seperti dijelaskan Kadisdik, berfungsi sebagai motivasi tambahan bagi sekolah agar terus meningkatkan kualitas lingkungan belajar mereka.
Sinkronisasi dan Keberlanjutan Nilai
Dalam hal sinergi dengan jenjang pendidikan dasar, Kadisdik menyoroti pentingnya menjaga kesinambungan pembentukan karakter dari tingkat dasar hingga menengah. Ia menjelaskan bahwa meskipun secara administratif pengelolaan SD dan SMP berada di bawah tanggung jawab kabupaten/kota, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap memiliki peran dalam pembinaan serta orkestrasi nilai strategis pendidikan di wilayah tersebut.
Kadisdik menambahkan bahwa upaya ini sejalan dengan Surat Edaran Nomor 45/PK.03.03/KESRA yang memuat 9 Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat menuju Gapura Pancawaluya. Selain itu, nilai-nilai seperti cageur, bageur, bener, pinter, singer juga telah memiliki payung hukum melalui Perda Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.
Provinsi ingin memastikan bahwa penguatan nilai karakter dilakukan secara menyeluruh tanpa terputus di tingkat struktural. Fungsi sinkronisasi ini bertujuan agar pembinaan karakter mampu terintegrasi sejak jenjang pendidikan dasar sampai menengah dalam semua ruang lingkup Disdik maupun Kemenag.
Proses Sistematis dan Akuntabel
Menanggapi kritik terkait potensi adanya proses instan, Kadisdik meluruskan bahwa pelaksanaan Anugerah Gapura Pancawaluya 2025 telah dilakukan secara sistematis dan terukur sejak pertengahan tahun tersebut. Tahapan pelaksanaannya mencakup:
– Agustus–September 2025: Sosialisasi intensif melalui pertemuan langsung maupun virtual di semua kabupaten/kota.
– Agustus–Oktober 2025: Pendaftaran serta verifikasi administrasi.
– November 2025: Penilaian pertama, mencakup dokumen dan implementasi awal.
– Desember 2025: Penilaian tahap lanjut hingga momen penganugerahan pada 30 December 2025.
Penilaian tidak didasarkan pada hasil sesaat selama acara berlangsung melainkan pada praktik konsisten pendidikan karakter yang telah diterapkan dengan baik oleh satuan pendidikan.
Pengawasan oleh DPRD
Kadisdik turut merespon kritik dan evaluasi yang diberikan oleh DPRD Jawa Barat terkait program ini dengan pandangan positif. Ia melihat pengawasan tersebut sebagai bagian konstruktif dari evaluasi guna meningkatkan kualitas pengambilan kebijakan publik.
Pemerintah provinsi selalu mengedepankan filosofi yang sejalan dengan DPRD mengenai urgensi penguatan nilai Pancawaluya. Dengan prinsip keterbukaan terhadap dialog berkelanjutan, Kadisdik menegaskan komitmen untuk memastikan program ini berjalan semakin optimal, transparan, dan membawa dampak maksimal bagi pendidikan di Jawa Barat.
Sumber : Humas Disdik Jabar
Editor : Redaksi
Disdik Jawa Barat Raih Anugerah Gapura Pancawaluya 2025
Bukan Sekadar Seremoni, Anugerah Gapura Pancawaluya Instrumen Strategis Penguatan Pendidikan Karakter di Jawa Barat




















Komentar