BBGTK Jabar Susun Model Pojok Teknologi melalui Workshop

Analisis Kebutuhan Pembelajaran Digital

Bandung, Nuansa Pendidikan – BBGTK Provinsi Jawa Barat menggelar Workshop Analisis Kebutuhan Pojok Teknologi Pembelajaran Model Flipped Seri Garasi (Gerai Literasi Digital) pada 4–6 Mei 2026, bertempat di ruang Bale Sawala, Kampus Diponegoro BBGTK Jabar. Acara ini merupakan langkah strategis untuk mendukung transformasi digital dalam dunia pendidikan.

Tujuan utama workshop adalah mengidentifikasi kebutuhan nyata terkait pengembangan Pojok Teknologi Pembelajaran sebagai ruang belajar kolaboratif yang inovatif dan responsif terhadap perubahan. Sebanyak 35 peserta dari berbagai latar belakang, seperti Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP), Widyaiswara, pengelola infrastruktur TIK, serta pelaksana di lingkungan BBGTK Jabar, turut berpartisipasi.

Narasumber dari Universitas Al Ghifari, Solehkun Kodir, S.Pd., M.T., diundang untuk memberikan pandangan dan penguatan terkait pentingnya teknologi dalam pendidikan. Ia juga membahas pengembangan metode flipped classroom sebagai pendekatan inovatif yang dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran.

Selama acara berlangsung, berbagai metode seperti ceramah, diskusi, dan kerja kelompok diterapkan. Peserta terlibat aktif dalam penyusunan instrumen analisis kebutuhan hingga pengkajian konten, media, dan sistem yang diperlukan. Selain itu, mereka merancang model Pojok Teknologi Pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan praktik pendidikan di lapangan.

Solehkun Kodir menyoroti bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran harus memberikan dampak signifikan. Teknologi bukan sekadar penggunaan perangkat elektronik, tetapi juga menjadi sarana untuk merancang pengalaman belajar yang lebih efektif, interaktif, dan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengembangkan instrumen analisis, hasil pemetaan kebutuhan, serta merancang model Pojok Teknologi Pembelajaran dengan pendekatan flipped classroom. Workshop ini juga merupakan bagian dari komitmen BBGTK Jabar dalam menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang lebih terfokus, inovatif, dan berkelanjutan.

 

Sumber : Kemendikdasmen

Editor Redaksi

banner 336x280

Komentar