Bandung || Nuansa Pendidikan – Universitas Pendidikan Indonesia melalui Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Fakultas Ilmu Pendidikan menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah melalui partisipasi aktif mahasiswa dalam Program Gerakan Mengajar Jawa Barat (GEMA JABAR) Batch 1 Tahun 2026.
Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Universitas Pendidikan Indonesia, yang dirancang untuk mempercepat pengembangan kompetensi akademik, pedagogik, sosial, dan profesional mahasiswa lewat praktik langsung di sekolah-sekolah mitra.
Menurut Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Mubarok Somantri, M.Pd., mahasiswa UPI ditempatkan di delapan sekolah mitra yang bervariasi tingkatannya, termasuk SMAN 24 Kota Bandung, SMAN 1 Dayeuhkolot, SLB Cicendo, SMK 4 Padalarang, SMK 6 Garut, SMKN 1 Cisarua, SMK 1 Maja Majalengka, dan SMAN 1 Gunung Hulu.
Program ini dimulai dengan penyerahan mahasiswa secara resmi pada 24 Juli 2026 dan dilanjutkan dengan evaluasi berkala. UPI mengadakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) secara online pada Selasa, 8 September 2026, yang diikuti oleh perwakilan dari universitas, DPL, serta kepala sekolah dan guru pamong dari seluruh sekolah mitra.
Kehadiran mahasiswa UPI di sekolah mitra bertujuan untuk menciptakan dampak saling menguntungkan. Mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga dalam memahami dinamika pembelajaran dan pengelolaan pendidikan, sementara sekolah memperoleh dukungan sumber daya akademik serta ide-ide segar dari lingkungan kampus. Kolaborasi ini juga memperkuat peran PGSD dalam mempersiapkan calon guru yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan sekolah dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Program GEMA JABAR merupakan bagian dari inisiatif Kampus Berdampak, yang berfokus pada upaya agar perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mitra. Melalui pengalaman langsung di sekolah, mahasiswa didorong untuk menerapkan pengetahuan yang didapatkan di perguruan tinggi dan mengembangkan kemampuan memecahkan masalah pendidikan dalam konteks sebenarnya.

Untuk menjamin hasil yang berkelanjutan dari program ini, beberapa langkah strategis perlu dilakukan. Ini termasuk memperkuat sistem pendampingan mahasiswa oleh DPL dan guru pamong, merancang indikator capaian yang bisa diukur, meningkatkan komunikasi rutin antara UPI dan sekolah mitra, serta mendokumentasikan praktik baik sepanjang pelaksanaan program. Hasil monitoring dan evaluasi juga dapat digunakan sebagai dasar untuk menyusun rekomendasi pengembangan program berikutnya, termasuk memperluas bentuk kolaborasi yang sesuai dengan kebutuhan tiap sekolah.
Dari perspektif Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), pelaksanaan GEMA JABAR terutama mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan cara meningkatkan kualitas pengalaman belajar calon pendidik dan memperkuat ekosistem pendidikan di sekolah. Program ini juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, berkat keberhasilannya yang dibangun melalui sinergi antara perguruan tinggi, mahasiswa, DPL, guru, dan sekolah mitra.
Monitoring dan evaluasi pada 8 September 2026 menjadi kesempatan untuk menilai perkembangan program serta mendapatkan masukan dari sekolah mitra. Berdasarkan dokumentasi kegiatan, monev dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan diikuti oleh perwakilan UPI/PGSD, DPL, serta perwakilan sekolah mitra seperti kepala sekolah dan guru pamong. Dalam forum tersebut, peserta berdiskusi tentang pelaksanaan kegiatan mahasiswa di sekolah, pengalaman selama program, serta berbagai aspek yang perlu diperhatikan agar tujuan program tercapai dengan optimal.
Melalui Program GEMA JABAR, UPI khususnya PGSD FIP UPI menunjukkan komitmennya untuk terus menyediakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Diharapkan, kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan sekolah tidak berhenti hanya pada tahap pelaksanaan program, tetapi berkembang menjadi kemitraan berkelanjutan yang memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan kompetensi calon pendidik di Indonesia.
Sumber : Humas UPI
Editor : Redaksi















Komentar