Ciamis || Nuansa Pendidikan – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 memberikan dampak positif bagi peningkatan sarana dan prasarana SDN 2 Puloerang. Sejumlah fasilitas sekolah yang sebelumnya mengalami kerusakan kini mendapatkan perbaikan sehingga kondisinya menjadi lebih layak untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Dalam program revitalisasi tersebut, terdapat beberapa bagian fasilitas sekolah yang menjadi sasaran perbaikan. Di antaranya enam ruang kelas, ruang administrasi, pembangunan satu unit toilet baru, serta penataan lingkungan sekolah melalui perbaikan dan penataan pagar.
Perbaikan enam ruang kelas menjadi salah satu bagian utama dalam program tersebut. Kondisi ruang belajar yang lebih baik diharapkan dapat memberikan kenyamanan kepada siswa dan guru sekaligus menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih aman dan layak.
Selain ruang kelas, ruang administrasi juga mendapatkan perbaikan. Sementara itu, sekolah memperoleh satu unit toilet baru untuk mendukung kebutuhan sanitasi bagi warga sekolah.
Penataan lingkungan melalui perbaikan pagar juga menjadi bagian dari revitalisasi. Lingkungan sekolah yang tertata diharapkan dapat memberikan suasana yang lebih nyaman sekaligus mendukung keamanan dan ketertiban aktivitas di lingkungan sekolah.
Kepala SDN 2 Puloerang, Darmin, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas adanya program revitalisasi tersebut. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu sekolah dalam memperbaiki bangunan yang sebelumnya sudah mengalami kerusakan.
“Alhamdulillah, dengan adanya revitalisasi ini sangat membantu sekolah. Bangunan yang sebelumnya sudah rusak sekarang bisa diperbaiki sehingga kondisinya menjadi lebih bagus dan layak digunakan,” ujar Darmin.
Meski kondisi bangunan telah mendapatkan perhatian melalui program revitalisasi, Darmin menyebut masih terdapat kebutuhan lain yang perlu mendapat perhatian, terutama terkait perabot atau mebeler ruang kelas.
Menurutnya, sebagian mebeler yang saat ini digunakan siswa sudah mengalami kerusakan dan kondisinya tidak lagi optimal untuk menunjang kegiatan pembelajaran.
“Harapan saya ke depannya ada pembaruan perabot atau mebeler untuk ruang kelas, karena sebagian sudah mengalami kerusakan. Kami berharap mebeler yang sudah rusak bisa diperbarui sehingga fasilitas di dalam ruang kelas juga semakin baik,” ungkapnya.
Ia menilai, perbaikan bangunan sekolah akan lebih optimal apabila diikuti dengan pembaruan fasilitas pendukung di dalam ruang kelas. Meja dan kursi siswa yang layak, misalnya, menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman.
Dengan adanya revitalisasi, SDN 2 Puloerang kini memiliki sejumlah fasilitas yang telah diperbaiki dan ditata. Pihak sekolah berharap peningkatan sarana dan prasarana tersebut dapat terus berlanjut, tidak hanya pada aspek bangunan, tetapi juga fasilitas pendukung pembelajaran.
Sekolah berharap perhatian terhadap pembaruan mebeler dan perabot ruang kelas dapat direalisasikan sehingga seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan fasilitas yang lebih layak, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran.
Program revitalisasi tersebut diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang semakin baik serta memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di SDN 2 Puloerang.
Reporter : Asep J
Editor : Redaksi
