Prasarana Pengendalian Banjir Sungai Cikawung dan Anak Sungainya Dibangun, Anggaran Rp13 Miliar

Cegah Risiko Banjir, Prasarana Sungai Cikawung dan Anak Sungainya Dibangun

Daerah, Kursus, UMUM11 Dilihat

Cilacap || Nuansa Pendidikan – Upaya meningkatkan perlindungan masyarakat dari ancaman banjir terus dilakukan melalui pembangunan prasarana pengendalian banjir Sungai Cikawung dan anak-anak sungainya di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Pekerjaan prasarana pengendalian banjir tersebut dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana CV Badia Karya dengan nilai kontrak sebesar Rp13.023.999.975,00.

Pekerjaan ini memiliki waktu pelaksanaan selama 240 hari kalender, dengan tanggal kontrak 4 Mei 2026. Kegiatan tersebut berada di bawah penanganan PPK Sungai dan Pantai 1.

Dalam pelaksanaannya, pekerjaan juga mendapatkan pengawasan dari konsultan supervisi PT Osaeno Adhita Prasarana KSO PT Dinamika Perkasa. Pengawasan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai dengan dokumen kontrak, spesifikasi teknis, mutu, serta ketentuan yang telah ditetapkan.

Pembangunan prasarana pengendalian banjir Sungai Cikawung dan anak-anak sungainya merupakan bagian dari upaya penanganan dan pengurangan risiko banjir di wilayah Kabupaten Cilacap. Keberadaan infrastruktur pengendalian banjir diharapkan dapat membantu meningkatkan kapasitas pengendalian aliran air dan mengurangi potensi dampak luapan sungai terhadap masyarakat di wilayah yang berada di sekitar aliran sungai.

Selain pembangunan fisik, keberadaan prasarana pengendalian banjir juga perlu diimbangi dengan pemeliharaan secara berkelanjutan. Kondisi sungai, termasuk sedimentasi, erosi tebing, penyempitan alur, dan perubahan tata guna lahan di sekitar daerah aliran sungai, dapat memengaruhi kemampuan sungai dalam mengalirkan debit air.

Melalui pekerjaan ini, diharapkan sistem pengendalian banjir di Sungai Cikawung dan anak-anak sungainya dapat semakin optimal sehingga mampu memberikan perlindungan terhadap kawasan permukiman, lahan pertanian, fasilitas umum, serta aktivitas masyarakat dari potensi ancaman banjir.

Pelaksanaan pekerjaan selama 240 hari kalender juga diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal dengan tetap mengedepankan aspek kualitas, keselamatan kerja, serta ketepatan penggunaan anggaran.

Dengan adanya peningkatan prasarana pengendalian banjir tersebut, penanganan risiko banjir di Kabupaten Cilacap diharapkan semakin terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah sekitar Sungai Cikawung dan anak-anak sungainya.

 

Reporter : Asep Joni

Editor : Redaksi

banner 336x280

Komentar