Muara Enim,Nuansa Pendidikan – Pondok Pesantren Al-Firdaus, yang berada di wilayah kecamatan Tanjung Agung dan Panang Enim, kabupaten Muara Enim, menjadi satu-satunya lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan madrasah berbasis pesantren. Model pendidikan ini diketahui sebagai salah satu terbaik yang ada di Indonesia. Salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan adalah Muhadaroh, yang diselenggarakan setiap Jumat, termasuk pada tanggal 6 Februari 2026.
Ustadz M. Achyar, selaku pimpinan Pondok Pesantren Al-Firdaus, menjelaskan bahwa lembaga pendidikan ini mengelola Madrasah Ibtida’iyah (MI) Darul Ulum dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Firdaus. Selain itu, pihaknya berencana membuka Program Kursus Ilmu Agama Islam (KIAI) untuk memperluas akses pendidikan keagamaan.
M. Hafiz, seorang santri kelas 3 di MI Darul Ulum sekaligus bagian dari Ponpes Al-Firdaus, menyatakan kegembiraannya belajar di madrasah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan belajar di sana tidak hanya fokus pada pelajaran umum dan agama, tetapi juga mencakup pengembangan berbagai keahlian seperti hafalan Al-Qur’an, muhadaroh, hingga ikut berkontribusi dalam membangun pesantren.
Hal serupa dirasakan oleh santri MTs Al-Firdaus, yaitu Rangga, Sahiril, dan Jaya. Mereka juga menyampaikan kepuasan belajar di lingkungan pesantren ini. Rangga menuturkan bahwa suasana belajar terasa santai namun tetap terarah. Ia bahkan sudah berhasil menghafal hingga khatam 30 juz Al-Qur’an sejak bergabung sebagai santri.
Ustadz Azhari, S.Ag., sebagai tokoh agama yang turut mengabdikan diri di Pesantren Al-Firdaus, menyatakan bahwa keinginan untuk berjuang dan mengajar di pesantren ini muncul dari keunikan pesantren tersebut sebagai satu-satunya madrasah yang ada di wilayah sekitar. Menurutnya, pendidikan madrasah di Pesantren Al-Firdaus menjadi pilihan terbaik dengan tenaga pengajar yang berasal dari alumni pesantren, UIN, serta perguruan tinggi lainnya, yang telah berpengalaman dan ahli dalam bidang masing-masing. Selain materi keagamaan seperti ibadah harian, muhadaroh, tahfiz Qur’an, tilawah Qur’an, dan literasi Al-Qur’an, para siswa juga dibimbing untuk memahami ilmu terapan dan karakter religius.
Pengasuh pondok, Ustadza Memi, S.Pd., menambahkan bahwa para guru di Al-Firdaus memiliki prestasi luar biasa seperti menjadi penulis nasional hingga juara MTQ tingkat provinsi dan kabupaten. Ia turut mengajak masyarakat sekitar untuk mendaftarkan anak-anak mereka di MTs Al-Firdaus. Pesantren ini menyediakan sistem pulang-pergi (PP) bagi santri yang tinggal di sekitar wilayah serta program bagi santri mukim yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung maupun melalui media sosial resmi Facebook Ponpes Al-Firdaus.
Sumber : Humas Ponpes Al-Firdaus
Editor : Redaksi



















Komentar