Bogor,Nuansa Pendidikan – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengunjungi SMP Negeri 2 Babakan Madang dan SD Negeri Bojongkoneng 02 di Kabupaten Bogor. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Program Revitalisasi Sekolah yang diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi para siswa. Jum’at 06 Februari 2026.
Melalui Program Revitalisasi Sekolah, pemerintah berkomitmen menghadirkan fasilitas sekolah yang lebih memadai, aman, dan nyaman. Ketersediaan sarana dan prasarana yang baik menjadi elemen penting untuk mendukung proses belajar mengajar yang optimal serta memberikan rasa aman bagi siswa dan guru.
SMP Negeri 2 Babakan Madang, dengan jumlah siswa sebanyak 480 orang, telah mendapat manfaat program revitalisasi berupa rehabilitasi tiga ruang kelas dan pembangunan fasilitas toilet baru yang diselesaikan pada Desember 2025. Pihak sekolah menyatakan bahwa inisiatif ini sangat membantu dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak serta meningkatkan semangat belajar para siswa.

Di SD Negeri Bojongkoneng 02, Mendikdasmen melakukan kunjungan untuk mengevaluasi kesiapan sekolah dalam menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sekaligus mengamati manfaat revitalisasi terhadap kenyamanan belajar para siswa. Sekolah yang memiliki 291 murid ini telah memperoleh bantuan revitalisasi berupa perbaikan enam ruang kelas, perpustakaan, toilet lama, ruang UKS, ruang administrasi, pembangunan satu ruang kelas baru, serta tambahan toilet yang baru.
Kepala sekolah, Ade Irma Suryani, menyampaikan bahwa sebelum revitalisasi dilakukan, kondisi sekolah menghadapi berbagai kendala. Kebocoran di ruang kelas dan kerusakan lantai menjadi hambatan yang potensial mengganggu kenyamanan dan keselamatan siswa. Namun, setelah proses revitalisasi selesai, sekolah kini menjadi lebih aman dan nyaman sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif bagi para siswa.
Ade menyatakan rasa syukur atas perubahan ini. Dengan lingkungan yang lebih nyaman, kebahagiaan siswa meningkat, dan semangat belajarnya pun ikut terdorong. Ia juga menambahkan bahwa dukungan program dari Presiden telah memberikan dampak positif bagi kualitas pembelajaran di sekolah.
Kenyamanan tersebut semakin diperkuat dengan adanya Program Makan Bergizi Gratis. Para siswa tidak hanya mendapatkan makanan bernutrisi tinggi, tetapi juga makanan yang disajikan dengan cita rasa yang lezat. Asupan gizi yang memadai membantu menjaga kesehatan mereka, menyediakan energi yang cukup, serta meningkatkan motivasi untuk mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Antusiasme peserta didik tampak jelas dari keceriaan mereka saat menikmati MBG sebagai bagian dari rutinitas pembelajaran di sekolah.
Di SMP Negeri 2 Babakan Madang, Mendikdasmen berkesempatan berinteraksi langsung dengan para murid dan guru, sembari mengamati suasana pembelajaran di sekolah yang telah mendapatkan dukungan revitalisasi. Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, ditambah pemenuhan kebutuhan gizi para siswa, menjadi elemen penting dalam membentuk kebiasaan belajar yang positif.
Di sisi lain, di SD Negeri Bojongkoneng 02, Mendikdasmen meninjau persiapan siswa dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA). Saat berbincang dengan siswa kelas VI yang baru saja selesai menikmati MBG, Mendikdasmen memberikan semangat kepada anak-anak untuk mempersiapkan diri dengan optimal serta mengerjakan TKA dengan hati yang tenang dan bahagia.
Mendikdasmen mengingatkan agar para siswa tetap fokus, semangat, dan tidak terbebani saat menghadapi TKA, karena dengan menjalani ujian dalam suasana senang, pengerjaannya pun akan terasa lebih mudah.

Pada kesempatan itu, Mendikdasmen menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak semata-mata bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga berfungsi sebagai media pembelajaran nilai-nilai positif.
Melalui program ini, anak-anak diajarkan untuk membiasakan diri berdoa sebelum dan sesudah makan sebagai bentuk penguatan iman dan ungkapan rasa syukur, sekaligus melatih kedisiplinan serta kebersihan saat makan bersama.

Mendikdasmen menekankan pentingnya menerapkan kebiasaan hidup sehat secara konsisten, baik di sekolah maupun di rumah. Dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, anak-anak akan tumbuh menjadi individu yang kuat dan sehat. Ia menyarankan untuk mengurangi konsumsi makanan instan dan membiasakan diri dengan pola makan sehat, karena para siswa adalah generasi yang kelak akan memimpin Indonesia.
Selain itu, ia mendorong para murid untuk bercita-cita tinggi dan memiliki semangat belajar yang kuat. Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, ditunjang pemenuhan kebutuhan gizi yang optimal serta suasana belajar yang penuh kegembiraan, dianggap sebagai landasan utama dalam mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Generasi Emas Indonesia 2045.
Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 92/sipers/A6/II/2026
Jurnalis: Rany Larasari



















Komentar