Cetak 490 Lulusan, Universitas Harapan Bangsa Purwokerto, Tegaskan Komitmen Pendidikan 

Purwokerto || Nuansa Pendidikan – Universitas Harapan Bangsa (UHB) menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-31 dan Angkat Sumpah Tahun 2026 di Ballroom Java Heritage Hotel Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (22/10/2026).

Pada periode wisuda kali ini, UHB resmi meluluskan sebanyak 490 wisudawan yang berasal dari 13 program studi. Para lulusan mencakup jenjang Ahli Madya Kebidanan, Ahli Madya Keperawatan, Sarjana Keperawatan, Ners, Sarjana Farmasi, Sarjana Terapan Kesehatan, Sarjana Akuntansi, Sarjana Manajemen, Sarjana Hukum, Sarjana Pendidikan, hingga Sarjana Komputer.

Rektor Universitas Harapan Bangsa, Dr. Yuris Tri Naili, S.H., K.N., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh wisudawan serta orang tua yang telah memercayakan pendidikan putra-putrinya di UHB.

Dalam sambutannya, Yuris menegaskan komitmen kampus dalam menjaga standar kualifikasi dan mutu pendidikan. Hal tersebut dibuktikan dengan capaian prestasi akademik tingkat nasional pada sejumlah program studi.

“Fakultas Kesehatan baru saja mendapatkan penghargaan atas kelulusan Ners 100 persen dan Apoteker yang juga mencapai 100 persen. Sementara untuk D3 Keperawatan mencapai 96 persen. Ini menjadi indikator nyata bahwa proses pendidikan yang dijalankan dosen-dosen di UHB berkualitas,” ujar Yuris.

Selain capaian akademis, Yuris menambahkan bahwa mahasiswa UHB dari bidang non-akademik, olahraga, dan seni terus mencetak prestasi di tingkat nasional hingga internasional. Mahasiswa dari Fakultas Sosial dan Sains Teknologi (Saintek) juga tercatat aktif mengikuti program magang di berbagai lembaga strategis, seperti Kementerian Keuangan, DPR RI, hingga MRT Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, Pembina Yayasan Pendidikan Dwi Puspita, Dr. Yadi Fakhurzein TJ, S.E., M.M., mengingatkan para lulusan bahwa momen kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab sosial yang lebih besar di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Dunia bergerak cepat dengan kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan. Kepintaran dapat membawa seseorang meraih jabatan, namun kejujuran, tanggung jawab, dan karakterlah yang menentukan apakah seseorang layak dipercaya,” kata Yadi.

Yadi juga menekankan pentingnya menjaga nilai utama yang diusung kampus, yakni “Mandiri dan Berbudaya”—mandiri dalam berpikir serta berkarya dengan tetap menjunjung tinggi etika dan nilai kemanusiaan.

Acara wisuda tersebut turut dihadiri oleh jajaran Pembina Yayasan Pendidikan Dwi Puspita, perwakilan LLDikti Wilayah VI, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, jajaran organisasi profesi (DPD/DPC PPNI, IBI, dan PAFI), pimpinan rumah sakit se-Kabupaten Banyumas, unsur Forkopimcam Kembaran dan Purwokerto Selatan, serta para rohaniwan dan keluarga wisudawan.

 

Reporter : AKA

Editor : Redaksi