UPI Dorong Pembelajaran Fisika Berbasis Praktikum di SMAN 1 Parigi

Atasi Keterbatasan Alat Praktikum, UPI Dampingi Pembelajaran Fisika di SMAN 1 Parigi

Pangandaran || Nuansa Pendidikan – Program Studi Fisika dan Pendidikan Fisika, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), mendorong peningkatan kualitas pembelajaran fisika di Kabupaten Pangandaran melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMAN 1 Parigi.

Kegiatan yang digelar pada 11–12 September 2026 tersebut mengusung tema “Fisika Mengabdi” dengan fokus utama meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran fisika berbasis praktikum, khususnya pada materi kelistrikan.

Program ini menjadi bagian dari kontribusi UPI dalam memperkuat pembelajaran sains yang lebih aplikatif dan kontekstual, terutama bagi sekolah di wilayah pesisir selatan Jawa Barat.

Ketua Program Studi Fisika dan Pendidikan Fisika UPI, Prof. Dr. Endi Suhendi, M.Si., bersama Prof. Dr. Achmad Samsudin, M.Pd., memimpin langsung kegiatan pendampingan tersebut.

Pihak SMAN 1 Parigi menyambut positif kegiatan tersebut. Selama ini, pembelajaran fisika di sekolah masih banyak mengandalkan teori dan perhitungan karena keterbatasan perangkat praktikum.

Melalui kegiatan “Fisika Mengabdi”, guru dan siswa tidak hanya mempelajari konsep secara teori, tetapi juga langsung melakukan praktik. Mereka diperkenalkan dengan modul kelistrikan, belajar merangkai komponen, serta melakukan pengukuran tegangan dan hambatan listrik.

Pendekatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret. Konsep fisika yang selama ini dianggap abstrak dapat dipahami melalui pengamatan dan percobaan secara langsung.

Kegiatan ini juga menjadi upaya menjembatani pemahaman antara rumus matematika dengan fenomena fisika dalam kehidupan nyata, sehingga pembelajaran di kelas diharapkan menjadi lebih menarik dan mudah dipahami siswa.

Sebagai bagian dari implementasi program Perguruan Tinggi Berdampak, tim UPI turut menyerahkan modul dan perangkat praktikum kelistrikan kepada SMAN 1 Parigi. Perangkat tersebut dilengkapi panduan dalam bentuk cetak dan digital agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran.

Dengan adanya fasilitas tersebut, sekolah diharapkan dapat melanjutkan kegiatan praktikum secara mandiri dan mengintegrasikannya ke dalam pembelajaran fisika.

Program “Fisika Mengabdi” juga sejalan dengan sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan, dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Ke depan, UPI berencana melanjutkan pendampingan secara berkala serta memperluas program serupa ke sekolah lain di Kabupaten Pangandaran. Perluasan program akan dilakukan melalui koordinasi dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fisika Kabupaten Pangandaran.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses terhadap pembelajaran fisika berbasis praktikum sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan sains.

 

Sumber : Humas UPI

Editor : Redaksi NP