Tasikmalaya,Nuansa Pendidikan – Universitas Siliwangi (UNSIL) sebagai Pusat Pelaksana Ujian Mandiri (PPUM) telah resmi memulai Ujian Mandiri Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) Tahun 2026 pada hari Rabu, 17 Juni 2026. Pelaksanaan ujian pada hari pertama berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif di Kampus 1 dan Kampus 2 Universitas Siliwangi.
Untuk menunjang pelaksanaan ujian, UNSIL menyediakan 14 ruang ujian lengkap dengan ruang tunggu, dua server khusus untuk ujian, serta fasilitas keamanan berupa pemeriksaan menggunakan metal detector. Sebanyak 14 pengawas dan 14 teknisi dikerahkan, didukung oleh tim keamanan, kesehatan, kelistrikan, kebersihan, monitoring dan evaluasi (monev), serta bagian humas. Pada hari pertama, ujian dibagi ke dalam dua sesi dengan jumlah peserta terjadwal sebanyak 728 orang. Dari total tersebut, 692 peserta hadir dan 36 tidak hadir, sehingga tingkat kehadiran tercatat lebih dari 95 persen.
Pada Sesi 1, sebanyak 364 peserta terdaftar mengikuti ujian, dengan rincian 342 peserta hadir dan 22 peserta tidak hadir. Sebaliknya, pada Sesi 2, meskipun jumlah peserta tetap sama, yang hadir meningkat menjadi 350 peserta, sementara 14 peserta absen. Selama proses ujian berlangsung, Koordinator Pelaksana (Koorpel), Penanggung Jawab Lokasi (PJL), tim monitoring dan evaluasi, serta tim humas melakukan pemantauan langsung ke setiap ruangan ujian untuk memastikan semua tahapan berjalan sesuai prosedur. Sebagai persiapan sebelum ujian dimulai, para pengawas mendapatkan briefing terkait mekanisme pengawasan dan tata laksana pelaksanaan ujian.
Secara keseluruhan, hari pertama pelaksanaan berlangsung dengan lancar tanpa adanya kendala yang signifikan. Jaringan dan komputer di seluruh ruang ujian berfungsi dengan baik, sehingga setiap sesi dapat dimulai tepat waktu dan berjalan tanpa hambatan. Selain itu, semua peserta hadir tepat waktu tanpa melebihi batas toleransi, tidak ada pelanggaran terkait tata tertib atribut ujian, dan berdasarkan laporan para pengawas, tidak ditemukan indikasi kecurangan selama proses ujian berlangsung.
Dari segi kesehatan, semua peserta yang hadir dalam keadaan prima dan dapat mengikuti ujian hingga selesai tanpa kendala. Di sisi lain, penggunaan metal detector untuk memeriksa peserta berjalan lancar sepanjang pelaksanaan ujian. Namun, panitia menemukan beberapa masalah administratif yang segera ditangani, yaitu dua peserta di Laboratorium Manajemen pada sesi pertama yang menggunakan foto identitas tidak sesuai aturan, serta satu peserta di Laboratorium Ekonomi Pembangunan pada sesi kedua yang tidak menyertakan foto identitas di kartu ujian.
Dengan dukungan sarana, prasarana, serta koordinasi yang solid dari seluruh unsur panitia, hari pertama pelaksanaan Ujian Mandiri SMMPTN-Barat 2026 di Universitas Siliwangi berlangsung dengan lancar, tertib, dan sukses. Hal ini sekaligus mencerminkan komitmen UNSIL dalam menyediakan layanan seleksi masuk perguruan tinggi secara profesional, transparan, dan berkualitas.
Sumber : Humas UNSIL
Editor : Redaksi
