NuansaPendidikan, Ciamis – Suasana SMP Negeri 1 Ciamis mendadak berbeda pada awal Oktober lalu.
Puluhan siswa tampak bersemangat mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), sebuah kegiatan tahunan yang menjadi wadah pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan di kalangan pelajar.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (3–4 Oktober), agar para peserta benar-benar merasakan pengalaman menjadi calon pemimpin sejati.
“Kami sengaja menginap karena ada beberapa materi yang tak bisa dipadatkan dalam satu hari. Selain itu, kegiatan ini juga melatih kedisiplinan dan kemandirian anak-anak,” ujar Iman Suryaman, pembina kesiswaan SMPN 1 Ciamis yang juga pengajar mata pelajaran matematika. Senin, (06/10/2025).
Iman menuturkan, sistem menginap juga dimaksudkan agar para peserta terbiasa dengan rutinitas positif.
“Anak-anak kami biasakan bangun lebih pagi. Bahkan kemarin jam empat subuh sudah ada yang siap di masjid untuk salat berjamaah,” katanya bangga.
87 Peserta Terpilih dari Kelas dan Ekstrakurikuler
Kegiatan LDKS tahun ini diikuti 87 siswa dari berbagai jenjang dan organisasi sekolah.
Mereka terdiri dari perwakilan kelas VII hingga VIII, serta para koordinator 26 ekstrakurikuler di sekolah tersebut.
“Untuk peserta kelas tujuh, diambil dari ketua kelas masing-masing. Sedangkan dari kelas delapan, tiap kelas mengirim enam orang, yaitu empat pengurus inti ditambah dua siswa pilihan wali kelas,” jelas Iman.
Sementara dari ekstrakurikuler, masing-masing organisasi mengirim satu calon koordinator.
“Mereka ini kita siapkan sebagai calon pemimpin di masa depan, baik di tingkat OSIS maupun MPK,” tambahnya.
Materi: Dari Kepemimpinan hingga Administrasi Keuangan
Selama dua hari pelatihan, siswa dibekali beragam materi seputar organisasi dan kepemimpinan, mulai dari bentuk-bentuk kepemimpinan, kepribadian berorganisasi, manajemen kerja, hingga pengelolaan administrasi dan keuangan organisasi.
“Kami ingin melatih mereka menjadi pemimpin siswa yang sesungguhnya. Bukan hanya pintar bicara, tapi juga mampu mengelola organisasi dan keuangan dengan tanggung jawab,” tutur Iman.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan latihan baris-berbaris (LBB) untuk menumbuhkan kedisiplinan, serta sesi siraman rohani dua kali yang menekankan pentingnya hubungan spiritual antara manusia dan Tuhannya.
Menjadi Model Bagi Sekolah Lain
Model kepemimpinan yang diterapkan SMPN 1 Ciamis ternyata menarik perhatian sekolah lain di Kabupaten Ciamis maupun luar daerah.
Beberapa sekolah bahkan datang langsung untuk belajar sistem pembinaan organisasi siswa yang diterapkan di SMPN 1.
“Ada beberapa sekolah yang datang ke sini untuk menanyakan pola pembinaan kami. Mereka tertarik karena sistem kami tidak hanya fokus pada OSIS, tetapi juga MPK dan koordinator ekstrakurikuler,” kata Iman.
Ia menegaskan, SMPN 1 Ciamis tidak menutup diri jika sekolah lain ingin meniru model tersebut.
“Silakan saja, karena ini hal positif. Tidak harus eksklusif hanya untuk kami,” ujarnya.
LDKS sebagai Upaya Pencegahan Kenakalan Remaja
Iman juga menilai kegiatan LDKS memiliki dampak sosial yang signifikan, terutama dalam membentuk kepedulian siswa terhadap lingkungan sekolah.
Ia menegaskan, di tengah maraknya kasus kenakalan dan kekerasan di dunia pendidikan, kegiatan seperti ini menjadi langkah preventif yang efektif.
“Kami selipkan juga materi bagaimana anak-anak bersikap dan menghindari perbuatan tidak pantas. Bahkan kami minta mereka jadi ‘mata sekolah’ jika melihat teman yang berbuat negatif,” ucapnya.
Menurut Iman, hasilnya mulai terlihat.
“Beberapa kasus di sekolah justru terungkap dari laporan siswa. Itu bukti bahwa kepedulian mereka sudah tumbuh dengan baik, dan kami sangat bersyukur,” katanya.
Menyeleksi Pemimpin yang Mumpuni
LDKS bukan akhir dari proses pembinaan, melainkan pintu awal seleksi calon pemimpin siswa yang lebih ketat.
Setelah kegiatan, peserta akan mengikuti psikotes, tes tulis, dan wawancara.
“Kami ingin calon pengurus OSIS dan MPK benar-benar terseleksi secara maksimal. Jangan asal pilih, karena mereka akan menjadi teladan bagi teman-temannya,” tegas Iman.
Melalui rangkaian LDKS, SMPN 1 Ciamis berharap dapat menumbuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter dan spiritualitas.
Sebuah upaya nyata dalam menyiapkan calon pemimpin masa depan yang berintegritas.
