Tasikmalaya, Nuansa Pendidikan – Kegiatan tasyakuran sekaligus peresmian ruang kelas baru di MI Nurul Falah berlangsung pada Rabu, 7 Januari 2026. Acara ini diselenggarakan di MI Nurul Falah yang berlokasi di Cipeuteuy, RT 02 RW 09, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.
Ungkapan Kepala Sekolah MI Nurul Falah Bapak Solihin, Kegiatan Tasyakuran ini adalah anugerah besar bagi kita semua. Alhamdulillah, melalui keberkahan dari revitalisasi madrasah ini, kami merasa mendapat semangat baru untuk menjaga dan merawat madrasah ini agar pendidikan di MI Nurul Falah, khususnya, dapat menjadi lebih aman dan nyaman bagi seluruh siswa.
Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas kehadiran Bapak Kapolres di acara ini. Sejujurnya, sejak awal kami tidak menyangka bahwa keduanya akan hadir. Namun, ini menjadi anugerah besar bagi kita semua. Kehadiran para aparatur pemerintah di Kota Tasikmalaya, termasuk Bapak Kapolres, Bapak Wakil, serta perwakilan dari Forkopimda lainnya, memberikan dukungan luar biasa untuk acara tasyakuran ini. Semoga kehadiran ini selalu menjadi berkah bagi kita bersama. Harapan saya ke depannya, sinergi seperti ini dapat terus dijaga dan dirawat sehingga komunikasi terkait layanan dan kebutuhan yang ada di MI Nurul Falah bisa lebih terakomodasi, membuka peluang-peluang agar madrasah ini mendapatkan perhatian yang lebih baik.
Dan alhamdulillah di tahun 2024-2025, kami berhasil meraih prestasi sebagai juara kedua dalam bidang Sains di tingkat Kota Tasikmalaya. Prestasi ini diraih melalui Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Olimpiade Matematika Indonesia (OMI).
Adapun mengenai rehabilitasi, totalnya ada tiga bangunan yang dikerjakan, namun karena ada tambahan, bisa dikatakan totalnya menjadi empat bangunan yang direhabilitasi melalui PHT-C. Ujar Kepsek”
Wakil Walikota Tasikmalaya, Diky Chandra Nugraha, menyampaikan pandangannya mengenai madrasah di wilayah tersebut. Menurutnya, meskipun madrasah berada di bawah naungan Kementerian Agama, peran mereka dalam membina dan mendidik masyarakat Tasikmalaya, termasuk siswa dan guru, tetap erat kaitannya dengan dukungan pemerintah daerah. Ini menjadi tanggung jawab bersama yang tidak bisa diabaikan.
Ia juga menambahkan, semoga dirinya mampu merumuskan sebuah konsep yang dapat menjadi wujud nyata dari komitmen pemerintah kota. Dengan begitu, apa yang telah dirintis oleh kepemimpinan sebelumnya dapat terus didukung dan dilanjutkan, sehingga program-program luar biasa yang sudah berjalan bisa semakin mendorong keberhasilan di masa mendatang. Pandangan ini mencerminkan harapan akan sinergi yang lebih baik antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan untuk kemajuan bersama.
Ke depan, saya memiliki harapan agar sinergisitas yang ada semakin terbangun, terutama dalam hal komunikasi yang lebih baik dan sinergi yang lebih erat. Sebab, di sekolah kami masih terdapat banyak kebutuhan yang perlu diperjuangkan, salah satunya adalah ruang kelas baru (RKB). Saat ini, sekolah kami hanya memiliki 6 ruang pembelajaran, sedangkan kebutuhan idealnya adalah 7 hingga 8 ruang. Kami masih memiliki lahan yang memadai untuk pembangunan, sehingga saya berharap ke depannya pemerintah daerah dapat memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan ini. Ujar Kepsek “
Selain itu, saya juga berharap adanya perbaikan pada akses jalan di sekitar lingkungan sekolah agar lebih sehat, aman, dan nyaman bagi siswa MI Nurul Falah. Semoga ini bisa menjadi berkah bagi semua pihak yang terlibat.
Kondisi jalan yang rusak tentu sangat mengganggu, terutama dalam hal akses. Selain itu, lokasi sekolah yang dekat dengan jalan membuat proses belajar-mengajar terganggu akibat debu yang ditimbulkan oleh jalan yang rusak. Hal tersebut juga menyebabkan banyak anak-anak mengalami gangguan pernapasan seperti ISPA. Melalui kegiatan ini, kami berharap semoga mendatangkan keberkahan bagi semua. Keberkahan yang dirasakan tidak hanya untuk sekolah, tapi juga bagi lingkungan sekitar.
Menanggapi rencana program pemerintah terkait Sekolah Rakyat (SR), menurut pandangan saya, pembangunan di bidang pendidikan memang sudah merupakan bagian dari kebijakan pemerintah. Yang perlu kita lakukan sekarang adalah mengevaluasi kembali keberadaan Sekolah Rakyat, terutama di wilayah Bungursari. Apakah sekolah SR ini benar-benar dibutuhkan, atau mungkin bisa lebih efektif jika kita mengoptimalkan sekolah-sekolah yang sudah ada agar terhindar dari potensi masalah yang muncul.
Selain itu, dalam kaitannya dengan program pendidikan, kami juga terus berupaya mengembangkan berbagai program madrasah dan sekolah agar dapat memberikan nilai tambah yang signifikan dalam dunia pendidikan. Dengan cara ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam memperkaya proses belajar-mengajar dan menciptakan warna baru bagi kemajuan pendidikan di masa depan.
Jurnalis : AKA
Editor : Redaksi
Tasyakuran dan Peresmian Ruang Kelas Belajar MI Nurul Falah
Tasyakuran dan Peresmian Ruang Kelas Belajar MI Nurul Falah
